Integrasi Artificial Intelligence dalam Pembuatan I’tibar Sanad dan Visualisasi Sanad
Keywords:
Artificial Intelligence, Hadis, I’tibar Sanad, Visualisasi SanadAbstract
Kompleksitas jaringan sanad dalam studi hadis menuntut ketelitian tinggi, sehingga menimbulkan kebutuhan mendesak akan teknologi yang mampu membantu proses iʿtibār sanad secara lebih cepat dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kecerdasan buatan dalam mengekstraksi perawi, memetakan hubungan antargenerasi, dan memvisualisasikan struktur sanad. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui takhrīj dan analisis sanad terhadap hadis "مَنْ ظَلَمَ قِيْدَ شِبْرٍ" dan "مَنْ ظَلَمَ مِنَ الْأَرْضِ", dengan data diperoleh melalui aplikasi Gawamil al-Kalim. Jalur periwayatan yang telah dihimpun kemudian dianalisis dan divisualisasikan menggunakan tiga platform kecerdasan buatan, yaitu ChatGPT, Gemini, dan DeepSeek, melalui prompt yang diformulasikan secara terarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiganya secara konsisten mampu mengekstraksi perawi, memetakan hubungan antargenerasi, dan menampilkan titik konvergensi sanad. Secara spesifik, ChatGPT unggul dalam pemrosesan tekstual yang detail, Gemini menunjukkan stabilitas visualisasi hierarkis yang superior, sedangkan DeepSeek menawarkan eksplorasi interaktif paling praktis. Visualisasi yang dihasilkan berhasil mengidentifikasi Yahyā bin Abī Katsīr dan al-Zuhrī sebagai simpul transmisi sentral atau madār. Temuan ini menegaskan potensi signifikan kecerdasan buatan sebagai instrumen pendukung dalam rekonstruksi struktur sanad yang kompleks, dengan tetap menekankan bahwa verifikasi manusia tetap bersifat esensial.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ali Tantowi, Zulkifli Wagola

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










